Home / Nusantara / Politik

Jumat, 7 Februari 2020 - 02:21 WIB

Jelang Pilkada, M Nuh: Media Harus Independen Bukan Menjadi Media Promosi

BANJARMASIN, SH – Memasuki tahun politik di 2020 ini, media pers diharapkan dapat bersikap independen bukan sebagai media promosi dari masing-masing calon, sehingga tujuan utama dari pelaksanaan Pilkada yakni, untuk mendapat sosok pemimpin yang berkualitas akan diperoleh.

Demikian yang disampaikan Ketua Dewan Pers, M Nuh saat membuka Seminar Hari Pers dengan tema Media Berkualitas Untuk Pilkada Damai, Jumat (7/2/2020) di Ruangan Pertemuan Golden Tulip Hotel, Banjarmasin.

“Dewan Pers berharap di Pilkada nanti, media dapat menjadi pendingin suhu politik dan mampu berfungsi menciptakan situasi yang damai,” ungkap M Nuh.

Baca Juga :  Apresiasi HPN, Wartawan dan Jaksa Potong Tumpeng Bareng

Mantan Menteri Pendidikan di Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono ini menjelaskan, mengapa Pilkada itu harus damai. Pertanyaan itu di uraikannya menjadi sebuah tujuan yang diharapkan dari Pilkada tersebut, yakni diperolehnya sosok pemimpin yang berkualitas.

Namun, lanjutnya bila pelaksanaan Pilkada itu berjalan tidak damai maka kerugian yang akan diperoleh yakni hilangnya energi dan kesempatan memperoleh sosok pemimpin yang berkualitas.

Baca Juga :  Peringati HPN 2025, Insan Pers di MLM Lakukan Syukuran dan Potong Tumpeng Bersama Forkopimda

“Mencaci dan memaki itu justru akan membuka aib nya sendiri dan bukan prestasi nya yang terlihat,” jelas M Nuh.

Untuk itu, katanya Dewan Pers berharap media dapat ikut menciptakan suhu politik yang sejuk dan bisa memberikan fungsinya sehingga kualitas Pilkada tersebut dapat tercipta dan sosok pemimpin yang berkualitas akan diperoleh.

Editor: J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Nusantara

Hari Lahir Pancasila, Ganjar: Sejarah Divisualkan dengan Bagus

Nusantara

Presiden Jokowi Bertemu dengan Kepala Desa

Ekonomi

Pemerintah Benahi Hal-Hal Fundamental dalam Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global

Nusantara

Kawal Pelaksanaan Program 2023 SKK Migas Kumpulkan CEO KKKS

Nusantara

Soal Untuk SKD CPNS Dalam Tahap Pengimputan, Nadiem: Proses Pembuatannya Cukup Ketat

Nusantara

Tommy Soeharto: Selama 21 Tahun Sektor Pertanian Jalan di Tempat

Ekonomi

Kejar 1 Juta Barel, Industri Hulu Migas Butuh Investasi sekitar US$20 Miliar per Tahun

Nusantara

DePA-RI Siap Kawal Perlindungan Profesi Advokat Dalam KUHAP Baru