Home / Musi Rawas / Pariwisata / Sumsel

Rabu, 1 April 2026 - 17:01 WIB

Rumdin Bupati Musi Rawas Ditarget Rampung 2026, Siap Jadi Ikon Ibu Kota Baru

Rumah Dinas Bupati Musi Rawas di Kecamatan Muara Beliti

Rumah Dinas Bupati Musi Rawas di Kecamatan Muara Beliti

MUSI RAWAS – Sejak pemekaran dan terpisah dari Kota Lubuklinggau, pusat pemerintahan Kabupaten Musi Rawas resmi dipindahkan ke Muara Beliti. Namun hingga kini, rumah dinas bupati masih berada di wilayah Kota Lubuklinggau.

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas mulai membangun rumah dinas bupati baru di Dusun Baru, Kecamatan Muara Beliti, sebagai bagian dari penataan ibu kota kabupaten. Lokasinya berada di kawasan strategis, tidak jauh dari kompleks perkantoran Pemkab Musi Rawas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Tata Ruang dan Pengairan (PUCK-TRP) Kabupaten Musi Rawas, Dr. Oktaviano, S.T., M.Si, mengatakan pembangunan rumah dinas tersebut merupakan bagian dari visi Bupati Hj Ratna Machmud dalam mengembangkan Dusun Baru sebagai pusat kota baru.

Baca Juga :  Hilangkan Angka 8 dan Zig zag, Ujian Praktek SIM C Menggunakan Model Terbaru

“Selama ini rumah dinas bupati berada di Lubuklinggau. Ke depan, Ibu Bupati ingin menjadikan Dusun Baru sebagai kota baru di ibu kota Kabupaten Musi Rawas,” ujarnya.

Menurut Oktaviano, pembangunan rumah dinas telah dilakukan dalam dua tahap sejak 2024 hingga 2025 dan ditargetkan rampung pada 2026.

Ia menjelaskan, kompleks rumah dinas tersebut akan terdiri dari empat bagian utama, yakni bangunan utama rumah dinas (Griya Agung) yang direncanakan bernama Griya Silampari, pendopo untuk menerima masyarakat, mess karyawan, serta fasilitas pendukung lainnya.

“Pendopo akan difungsikan sebagai ruang interaksi masyarakat dengan bupati, sementara mess diperuntukkan bagi ajudan, sopir, dan pegawai lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalin Sinergitas, Pertamina EP Pendopo Field Safari Ramadhan Bersama Jurnalis

Lebih lanjut, konsep pembangunan mengusung arsitektur rumah adat khas Musi Rawas. Pada bagian gerbang masuk juga akan dilengkapi ornamen tajak sebagai simbol kedaerahan.

“Bangunan ini dirancang lebih monumental sebagai simbol wibawa Pemerintah Kabupaten Musi Rawas sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat,” tambahnya.

Jika pembangunan selesai, rumah dinas tersebut tidak hanya menjadi tempat tinggal kepala daerah, tetapi juga ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Harapannya, masyarakat bisa datang untuk bersilaturahmi maupun menyampaikan keluhan kepada bupati,” pungkasnya. Adv

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Sertijab, AKP Polin Pakpahan Jabat Kabag Ops Polres Musi Rawas Gantikan Kompol Feby Pebiana

Palembang

Diskusi Sinergitas Pers Membangun Kota Palembang Bersama Charma Aprianto

Sumsel

Pelayanan Publik Baik, Kabupaten Musi Rawas Peringkat Pertama Predikat Kepatuhan Tinggi di Sumsel

Covid-19

Pekerja Hulu Migas Sumbagsel Suntik Vaksin Booster

Covid-19

Cegah Covid-19, Sepanjang Jalan Yos Sudarso Lubuklinggau Disemprot dengan Cairan Disinfektan

Muara Enim

Persami PT Bukit Asam Meriahkan Gernas Bulan K3

Musi Rawas

Terima Suntikan DAK, Objek Wisata Danau Aur Ditutup Hingga Akhir 2023

Palembang

375 Mahasiswa dan Guru Honorer Terima Beasiswa dari Medco E&P
error: Content is protected !!