Home / Nusantara / Pendidikan

Minggu, 25 Februari 2024 - 11:35 WIB

Mabes Polri Ajak Mahasiswa Terdepan Lawan Korupsi

Seminar Nasional Pendidikan Anti Korupsi khusus untuk mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik (ASP) di Politeknik Bombana (Polina), Sulawesi Tenggara.

Seminar Nasional Pendidikan Anti Korupsi khusus untuk mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik (ASP) di Politeknik Bombana (Polina), Sulawesi Tenggara.

SULTRA – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengadakan Seminar Nasional Pendidikan Anti Korupsi khusus untuk mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik (ASP) di Politeknik Bombana (Polina), Sulawesi Tenggara.

Seminar ini dilaksanakan dalam upaya menguatkan komitmen dan pengetahuan tentang pencegahan korupsi di kalangan generasi muda.

Menurut anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Mabes Polri, Yudi Purnomo langkah ini sebagai salah satu bentuk ajakan kepada mahasiswa agar menjadi garda terdepan melawan korupsi.

“Pentingnya mahasiswa memahami mengenai korupsi agar tidak melakukan prilaku korupsi di masa yang akan datang, sekaligus sebagai generasi pemimpin nanti akan memegang teguh integritas, idealisme dan kejujuran,” kata Yudi kepada wartawan, Minggu (25/2/2024).

Dalam acara ini, Yudi menjadi narasumber. Ia memiliki pengalaman luas sebagai mantan ketua wadah pegawai KPK dan penyidik KPK, membagikan pengetahuan dan pengalamannya dalam memerangi korupsi. Yudi pun menyatakan pentingnya integritas dan kejujuran bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan

Baca Juga :  Sultra Siap sebagai Tuan Rumah HPN 2022

“Polri mempunyai peran penting bukan hanya dalam menindak kasus korupsi, namun juga melakukan upaya pencegahan korupsi dengan memberikan sosialiasi maupun kampanye antikorupsi agar sistem pemberantasan korupsi berjalan dengan baik,” tegas Yudi.

Lebih dari 200 mahasiswa menghadiri seminar, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para petinggi Politeknik Bombana, termasuk Direktur Polina Sainal Abidin, Wakil Direktur 1 Muhammad Nakir, serta dosen dan staf akademik lainnya.

Baca Juga :  Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Palestina di Gaza

Ketua panitia, Muhammad Basri L, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya penguatan mental dan kebangsaan mahasiswa, dengan harapan mereka akan menjadi agen perubahan yang baik dalam masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah memberanikan diri mendaftar dan hadir di acara ini. Kita akan selalu mengajak mahasiswa untuk terlibat aktif selama di Politeknik Bombana termasuk memberikan pendidikan antikorupsi sebagai bekal mereka ketika sudah lulus nanti,” ujarnya.

Seminar ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan positif selama di Politeknik Bombana, termasuk dalam upaya pencegahan korupsi. **

Editor: Jhuan

Sumber: Humas Polri

Share :

Baca Juga

Ekonomi

UMKM di 194 Desa Sejahtera Astra Tembus Pasar Ekspor

Ekonomi

Pemerintah Targetkan Ekspor Mobil Naik Hingga 15 Persen di Tahun Ini

Ogan Ilir

Unsri Minta PWI Sumsel Goes to Campus Digelar Secara Series

Hukum

KPK Tetapkan Sjamsul Nursalim sebagai Tersangka

Nusantara

Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Gantung Wear Fair

Nusantara

Dewan Pers dan Konstituen Minta Presiden Keluarkan Kebijakan Untuk Perusahaan Pers di Tengah Pandemi Covid-19

Covid-19

Vaksinasi Massal Covid-19, Polres Musi Rawas Targetkan 1.600 Orang Divaksin Per Hari

Covid-19

Tiga Juta Dosis Vaksin Moderna Tiba di Indonesia