Home / Nusantara

Rabu, 15 Juni 2022 - 15:26 WIB

Lantik Dua Menteri, Presiden: Keduanya Memiliki Pengalaman dan Rekam Jejak

Presiden Joko Widodo dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan serta Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto

Presiden Joko Widodo dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan serta Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto

JAKARTA, Sumatera Headline – Presiden Joko Widodo resmi melantik Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan untuk sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024, Rabu (15/6/2022), di Istana Negara Jakarta.

Menurut Presiden Jokowi, Zulkifli Hasan memiliki rekam jejak dan pengalaman yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah perdagangan di Tanah Air, utamanya terkait kebutuhan pokok di dalam negeri.

“Saya melihat Pak Zul dengan pengalaman, dengan track record rekam jejak yang panjang. Saya kira akan sangat bagus untuk Menteri Perdagangan, karena sekarang ini urusan pangan yang berkaitan dengan rakyat ini memerlukan pengalaman lapangan, memerlukan kerja-kerja yang terjun lapangan untuk melihat langsung persoalan, utamanya yang berkaitan dengan kebutuhan pokok rakyat,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya usai pelantikan.

Zulkifli Hasan pun menyatakan kesiapannya untuk segera menjalankan tugas yang diamanahkan Presiden Jokowi kepada dirinya. Ia mengaku akan segera menyelesaikan masalah terkait kebutuhan pokok di Tanah Air, termasuk ketersediaan minyak goreng.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tinjau Penyerahan Motor di Kodim 1503/Tual

“Saya kira background pengalaman saya yang panjang tentu akan membantu nanti segera menyelesaikan ketersediaan minyak goreng di manapun dan harga terjangkau. Itu yang paling penting sebenarnya,” ungkap Zulkifli.

Selain Zulkifli Hasan, Presiden Jokowi turut melantik Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional. Presiden Jokowi menilai pengalamannya sebagai mantan Panglima TNI periode 2017-2021 menjadikannya memiliki penguasaan di bidang teritori. Hadi juga dinilai Presiden Jokowi sebagai seseorang yang teliti dalam bekerja di lapangan sehingga diyakini mampu menyelesaikan masalah pertanahan di Tanah Air.

“Tadi malam saya sampaikan urusan yang berkaitan dengan sengketa tanah, sengketa lahan harus sebanyak-banyaknya bisa diselesaikan, yang kedua urusan sertifikat harus sebanyak-banyaknya juga bisa diselesaikan. Termasuk di dalamnya urusan lahan, tanah yang berkaitan dengan IKN,” ucap Presiden.

Menanggapi hal tersebut, Hadi menyatakan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera menyelesaikan masalah pertanahan di Tanah Air, khususnya masalah sertifikat rakyat yang hingga saat ini baru terealisasi 81 juta sertifikat dari total target 126 juta sertifikat.

Baca Juga :  Wakapolres Musi Rawas Cek Sikap Tampang Kelengkapan Anggota

“Itu target pertama yang segera saya realisasikan. Namun saya lihat di lapangan permasalahannya apa, apakah permasalahan itu masih K2 atau K3 itu juga akan kita selesaikan, tentunya berkoordinasi dengan instansi terkait supaya segera terealisasi untuk sertifikat milik rakyat tersebut,” ujar Hadi.

Tak hanya masalah sertifikat tanah, Hadi juga menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan masalah sengketa tanah di Tanah Air, termasuk masalah pertanahan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hadi pun berharap target tersebut dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

“Insyaallah dalam waktu dekat kita akan sampaikan target berapa hari itu sudah bisa terealisasi,” tandasnya. (SH-02)

Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

Ekonomi

IHLC Gelar Bussiness Meeting Indonesia-Uzbekistan

Nusantara

Sultra Siap sebagai Tuan Rumah HPN 2022

Nusantara

Revitalisasi Danau Tondano, Sulawesi Utara Jadi Program Prioritas Kementrian PUPR

Covid-19

Percepatan Penanganan Covid-19, Menkes Tetapkan Status PSBB untuk Wilayah DKI Jakarta

Nusantara

DRA Optimis, di 2030 Muba Menjadi Ibu Kota Energi Berkelanjutan Berbasis Kelapa Sawit

Nusantara

Buka Rapimnas SMSI, Yosep Stanley : Masa Depan Pers ada di Media Online

Ekonomi

Pembawa Acara dari Empat Negara Eksplorasi Budaya Taiwan

Nusantara

Presiden Jokowi Tinjau RS Darurat di Pulau Galang