Home / Lahat

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:05 WIB

Dirut RSUD Lahat akan Lakukan Investigasi Terkait Laporan Keluarga Pasien ke YLKI

LAHAT, SH – Karena kesal dengan ulah seorang perawat yang bertugas di salah satu ruangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat, salah satu keluarga pasien bernama Fauzi Azwar (46) melaporkan pihak RSUD ke pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya, pada Selasa (25/6/2019).

“Sudah.., sudah saya laporkan pada Sanderson (Ketua YLKI Lahat Raya)”, demikian dikatakan Fauzi, kepada sejumlah wartawan.

Dalam laporannya, Fauzi mengaku kesal dengan ulah salah seorang perawat yang terlihat semena-mena dalam melayani pasien terhadap ayahnya (Koharudin) yang sedang melakukan perawatan luka di bagian kepala karena terbentur tembok semen.

“Tadi malam ayah saya masuk rumah sakit. Nah, saat seorang perawat akan memberikan obat, seketika masuk lagi petugas yang lain akan memindahkan bapak saya ke ruangan lainnya. Anehnya, ketika pasien sudah harus dipindahkan ke ruang lainnya, lalu si oknum perawat yang sebelumnya akan memberikan obat, langsung melemparkan tabung infus tersebut semaunya saja,” ungkap Fauzi.

Namun, lanjutnya, tabung infus tersebut mengenai jarum infus yang terpasang di tangan pasien.

“Jelas kami kesal dan marah serta kecewa dengan ulah pelayanan seperti ini, karena bapak saya sempat berteriak kesakitan,” keluh Fauzi yang juga sebagai Ketua PPK Kecamatan Kikim Tengah ini.

Dihadapan wartawan Ampera Group, Dia juga menceritakan pengalaman pada masa sebelumnya, dimana saat isterinya masuk RSUD Lahat, juga terkesan diacuhkan oleh petugasnya, Bahkan, katanya, hingga tiga hari diinapkan baru mendapat tindakan dari petugas.

“Heran… benar-benar heran, kalau yang pakai BPJS terkesan diacuhkah nian. Dulu bini aku, bahkan aku sempat bilang kalau bapak aku ini kelas satu biar pakai BPJS. Tapi kalau dengar umum, langsung cepat penangannya,” ungkapnya kesal.

Sementara, Direktur RSUD Lahat, dr. Laila Cholik saat di konfirmasi melalui Whatsapp menyebut, akan melakukan investigasi terkait kejadian tersebut.

“InsyaaAllah tidak ada perbedaan perlakuan antara BPJS dan Umum. Karena sama saja, kalau ada nama pasien dan ruangannya. Biar kami lakukan investigasi, kalau memang masih ada petugas kami yang begitu, kami akan lakukan investigasi internal. Terimakasih,” jawab Laila.

Terpisah, Ketua YLKI Lahat Raya, Sanderson Syafe’i, SE, SH kepada wartawan mengungkapkan, sangat menyayangkan jika peristiwa itu benar-benar terjadi. Menurut dia, pihak RSUD Lahat harus memberikan sanksi tegas jika memang terbukti ada petugas yang berbuat seperti yang dilaporkan keluarga pasien ini.

“Sangat disayangkan hal ini terjadi kembali, yang mana sehari sebelumnya Bupati Lahat melakukan rapat dengan pihak RSUD terkait kinerja. Seyogyanya pihak RSUD harus segera memberikan sanksi kepada pihak yang tidak menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap pelayanan. Kepada Pemkab Lahat, agar segera merotasi dan melakukan penyegaran terhadap pegawai RSUD,” tegas Sanderson.

Naskah : Ujang

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Lahat

Kolaborasi PP dan KNPI Gelar Lomba Mancing Mania

Hukum

Wabup Lahat Pimpin Razia Kafe Remang-remang, 7 Wanita dan 53 Botol Miras Terjaring Razia

Lahat

Idul Adha 1444 H, PWI Lahat Potong Satu Ekor Sapi dan Dua Ekor Kambing Qurban

Lahat

Menuju Sumsel Satu, Aswari Rivai Pamit Cuti

Lahat

Medco E&P Gelar Penyuluhan Kesehatan dan Salurkan 375 Paket Pangan Sehat di 15 Desa Musi Rawas dan Lahat

Lahat

Aswari Tinjau Titik Jalan Yang Rusak

Lahat

Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing, Wabup Lahat Langsung Membuka Perlombaan

Lahat

Sekda Lahat Meninggal Bukan Karena Terpapar Covid-19