JAKARTA, Sumatera Headline – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan kembali meraih penghargaan berskala nasional dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) RI atas komitmennya dalam upaya pemajuan dan pemenuhan HAM di Kabupaten Musi Rawas.
Penghargaan yang langsung diserahkan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly di Kantor Kemenkumham RI, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (11/11/2018) pada puncak acara penganugerahan kabupaten/kota peduli HAM dan Pelayanan Publik berbasis HAM dan Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia ke-70 Tahun 2018.
Raihan yang dicapai tersebut merupakan nilai tertinggi se Provinsi Sumatera Selatan dari hasil penilaian Kementerian Hukum dan HAM RI, selain itu, Bupati Musi Rawas juga menjadi kepala daerah terdepan di Provinsi Sumsel yang menunjukkan komitmen dalam upaya pemajuan dan pemenuhan HAM (Hak Azazi Manusia) yang telah diamanatkan konstitusi dan instrumen HAM dalam rangka tercapainya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.
Kabupaten Musi Rawas menduduki peringkat pertama dari 14 kabupaten/kota se-Sumsel yang mendapatkan penghargaan Kabupaten Peduli HAM. Dan penghargaan ini untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut diraih Kabupaten Musi Rawas.
Atas pencapaian dan penghargaan ini, Bupati menyampaikan rasa syukurnya. “Prestasi ini berkat kerja keras dengan semangat AK 5 (Ayo, Kerja, Kerja, Kerja, Kerja dan Kerja) seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam memberikan yang terbaik bagi daerah tercinta,” katanya.
Selain itu, berbagai prestasi dan kemajuan daerah ini juga berkat do’a dan dukungan semua elemen masyarakat yang terus bersatu padu, bergotong royong untuk bersama-sama melepas status tertinggal dan mewujudkan Musi Rawas Sempurna.
Hasil kerja dan karya semua itu juga telah menjadikan Musi Rawas sebagai daerah yang sejajar bahkan terdepan dengan daerah maju di Indonesia melalui berbagai prestasi nasional yang dicapai.
“Dan semua ini telah menjadikan nama Musi Rawas terus membahana di seluruh Persada Nusantara,” ucapnya.
Namun, lanjutnya, hasil ini jangan membuat kita cepat puas dan berbangga diri, sebab kedepannya kita masih harus terus bekerja cerdas dan masih banyak harapan masyarakat yang harus dipenuhi.
Dikatakannya, jajarannya di Pemkab Musi Rawas akan terus fokus bekerja dan mengabdi untuk masyarakat Musi Rawas dan tidak akan terpengaruh dengan berbagai isu dan perkataan serta cibiran yang disampaikan orang-orang yang ingin merusak konsentrasi.
“Seperti pepatah, biarkan anjing menggonggong kafilah tetap berlalu, tanpa banyak bicara yang penting kerja,” kata Bupati dengan penuh semangat.
Sebelumnya penetapan Musi Rawas sebagai Kabupaten Peduli Hukum peringkat pertama di Sumsel ditetapkan dalam Keputusan Menkum HAM RI Nomor : M.HH-01.HA.02.02 Tahun 2018 tentang penetapan kabupaten/kota peduli HAM pada tahun 2017.
Dimana untuk di Sumsel dari 17 kabupaten dan kota, 14 sebagai Daerah Peduli HAM. Kabupaten Musi Rawas menempati urutan pertama di Provinsi Sumsel sebagai Kabupaten Peduli HAM dengan nilai tertinggi yaitu 89,16.
Penghargaan ini diraih karena tingginya komitmen Pemkab Musi Rawas dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan Hak Asasi Manusia. Terutama, dalam memenuhi kriteria yang telah ditentukan dalam Permenkumham 34 Tahun 2016 tentang kriteria Daerah Kabupaten/Kota peduli HAM.
Dimana ada tujuh kriteria daerah kabupaten/kota peduli HAM yakni didasarkan pada terpenuhinya hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan yang layak serta hak atas lingkungan yang berkelanjutan.
Keberhasilan Pemkab Mura menerima mempertahankan penghargaan ini tidak terlepas dari upaya yang terus melakukan pemembinaan dan terus mengembangkan wilayah menjadi Kawasan peduli HAM.
Acara peringatan Peringatan Hari Hak Asasi Manusia sedunia ke 70 Tahun 2018 yang bertemakan “sinergi kerja peduli Hak Asasi Manusia” ini dihadiri Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla, Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia
Adapun urutan atau peringkat daerah se-Sumsel berdasarkan akumulasi nilai yang diraih yakni peringat pertama Kabupaten Musi Rawas disusul Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kabupaten Muba, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten Lahat, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten OKU, OKI, Kota Pagaralam, Kota Lubuklinggau, Kota Palembang dan Kota Prabumulih. (*)
Editor : J. Silitonga









