Home / Palembang / Sumsel

Kamis, 20 Juli 2017 - 17:11 WIB

Tiga Pejabat Diknas Sumsel Kena OTT

PALEMBANG,Sumatera Headline – Tim Saber Pungli Polda Sumatera Selatan (Sumsel), yang di pimpinan langsung Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kombes Pol Prasetijo Utomo, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan (Diknas) Sumsel, Kamis (20/07/2017).

Diduga ketiga oknum tersebut melakukan pungutan liar (pungli) terkait mempercepat pengurusan sertifikasi. Hasilnya polisi berhasil mengamankan operator Sim Tun berinisial A dan beberapa berkas serta amplop yang diduga hasil pungli.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Agung Budi Maryoto membenarkan, terkait OTT dilingkungan Dinas Pendidikan Sumsel dan dari lokasi OTT petugas mendapatkan barang bukti uang sebanyak Rp 16,5 juta diruang Pendidik Tenaga dan Kependidikan Sertifikasi Provinsi Sumsel.

“A meminta uang kepada guru yang akan mengurus sertifikasi. Dalam Satu orang dimintai Rp 200-300ribu,” kata Agung.

Dikatakannya, selain Asni, Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sumsel Syahrial dan Kepala Dinas Widodo juga akan diperiksa petugas.

“Nanti ditelusuri, aliran dananya sampai ke siapa. Dua orang masih terperiksa, Kabid dan Kadis,”ujarnya Kapolda.

Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Prasetijo Utomo saat menjelaskan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dan tiga orang dari Dinas Pendidikan Sumsel.

”Petugas bergerak mulai pukul 09.00 WIB hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan,” terangnya.

Masih menurut Prasetijo, selain memeriksa sejumlah orang pegawai dan berkas, petugas juga turut memasang garis polisi di gedung sertifikasi yang berada di sebelah kanan bangunan berlantai tiga ini.

”Ini kita lakukan untuk penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Diungkapkannya penangkapan tersebut berawal adanya informasi dari beberapa guru kalau akan melakukan pendataan tunjangan profesi guru dengan mengumpulkan data-data di ruang sertifikasi.

“Dan untuk melakukan pendataan tunjangan profesi guru, mereka memberikan sejumlah uang untuk sertifikasi ini,” pungkasnya.***

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Lubuklinggau

Akhirnya, Persoalan Aset dengan PT KAI Terselesaikan

Musi Rawas

Bupati Musi Rawas Apresiasi Program Dapur Masuk Sekolah

Lubuklinggau

‘Maju Bersama di Era Digital’ Berikut Visi Misi Dr H Hadi Prayogo Nahkodai PWI Sumsel

Muratara

Giatkan Pengajian akan Menumbuhkan Keimanan Anak

Musi Rawas

186 Desa dan 13 Kelurahan Dicanangkan sebagai Kampung Keluarga Berkualitas

Musi Rawas

Duo Srikandi Musi Rawas Buka MTQ ke 51 Tingkat Kabupaten

Musi Rawas

Jalan Desa Dono Rejo dan Desa Giriyoso Telah Menghitam

Musi Rawas

KPU Mura Tetapkan Dua Paslon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Musi Rawas Tahun 2020