Home / Kesehatan / Musi Rawas / Sumsel

Senin, 1 Februari 2021 - 11:02 WIB

Terkendala Kesehatan, Hanya Empat Pejabat Musi Rawas yang di Suntik Vaksin Sinovac

MUSI RAWAS, SH – Dari 15 pejabat publik di wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang disiapkan untuk menerima vaksinasi Covid-19,  hanya empat pejabat yang dapat divaksin. Hal ini dikarenakan terkendala kondisi kesehatan.

“Setelah dilakukan screaning hanya ada empat orang yang bisa disuntik vaksin,” demikian disampaikan Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Mura Edward Zuliyar, saat diwawancara awak media, Senin (1/2/2021) usai pelaksanaan vaksinasi Sinovac di Puskesmas Muara Beliti.

Diuraikan Edward, keempat pejabat publik yang disuntik vaksin hari ini yakni, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, Kapolres Mura AKBP Efrannedy, Kepala BNNK Mura, Hendra Amoer dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mura, H Hermadi.

Sementara belasan pejabat lainnya, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan (screaning), tidak bisa divaksin lantaran terkendala kondisi kesehatan, karena riwayat penyakit, seperti hipertensi (darah tinggi), diabetes (kencing manis) dan lain-lain.

Namun, lanjut Edward menjelaskan, bila kondisi kesehatan pejabat yang tertunda vaksini ini telah membaik, maka bisa dilakukan suntik vaksin kembali.

Baca Juga :  Empat Kecamatan di Musi Rawas Terima Bansos Tahap IV

“Bila keadaan pejabat sudah membaik maka bisa dilakukan suntik vaksin,” katanya.

Edward menjelaskan, setelah mendapat suntik vaksin pertama, di 14 hari kemudian akan dilakukan suntik vaksin kedua, tepatnya pada Minggu (14/2/2021) nanti.

“Untuk jenis vaksin semuanya sama, jenis Vaksin Sinovac, tidak ada perbedaan baik merek, hingga masa berlaku bisa digunakan,” terangnya.

Sementara, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan usai di vaksin mengatakan, pencanangan vaksinasi Covid 19 ini harus dilakukan untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat akan pentingnya  vaksinasi ini.

“Setelah dilakukan vaksin tidak ada efek samping baik pusing dan kendala lainnya mungkin dikarenakan petugas yang menangani sangat profesional. Hanya saja, saat di screaning petugas, kita harus menjawab pertanyaan secara transparan. Pastinya ini semua dilakukan untuk melakukan penekanan covid 19 (corona) di Mura,” ulasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy usai di vaksin. Diakuinya, tidak ada gejala ataupun efek lain yang dirasakannya.

Baca Juga :  22 Wartawan PWI Lubuklinggau Ikuti Vaksinasi Covid-19

“Biasa saja, tidak ada pengaruh, maka dari itu masyarakat jangan takut, jangan ragu, bahkan saat di suntik vaksin tidak terasa, apalagi ditambah petugas medis yang menangani sangat profesional,” kata Kapolres.

Hanya saja, dia menyarankan kepada masyarakat yang akan disuntik vaksin jangan takut dan gugup, berikan informasi yang sejujurnya dan jelas saat screaning untuk menjawab pertanyaan tim medis.

“Apabila menjawab dengan jelas, maka tidak akan ada efek samping ataupun pengaruh setelah disuntik vaksin,” jelas AKBP Efrannedy.

Diketahui, belasan pejabat yang tertunda mendapat vaksinasi Covid-19 karena terkendala kesehatan yakni, Ketua DPRD Mura, Azandri, Wakil Ketua I DPRD Mura, Firdaus Cik Ola, Asisten I Setda Mura, H Heriyanto, Asisten II Setda Mura, H Aidil Rusman.

Kemudian, Plt Kepala Dinkes Mura, H Ristanto Wahyudi, Kasat Pol PP Damkar, Marsono, Sekretaris Dinkes Kabupaten Mura, M Nizar, Ketua FKUB Mura, H Misbahul Arifin dan Gufron perwakilan MUI Kabupaten Mura.

Editor: J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Nusantara

Sultan Bolkiah Apresiasi Kontribusi TKI dalam Pembangunan Ekonomi dan Sosial di Brunei

Musi Rawas

Musi Rawas Mulai Terapkan Aplikasi Smart City

Musi Rawas

27 Desa di Musi Rawas Terima Bantuan 27 Unit Motor Pengangkut Sampah

Musi Rawas

NPHD Penyelenggaraan Pilkada Musi Rawas 2020 Ditandatangani

Sumsel

Plt Bupati Muba Apresiasi Kerja PWI se-Sumsel

Nusantara

Unggulkan Kemandirian Pangan dan Energi untuk Rakyat

Musi Rawas

150 Peserta Ikuti Safari Berburu

Musi Rawas

Kunjungan KPK ke Musi Rawas Guna Melakukan Pencegahan