Home / Nusantara

Kamis, 5 April 2018 - 15:22 WIB

Presiden Minta Fokus Tangani Stunting

JAKARTA, Sumatera Headline – Permasalahan tumbuh kembang pada anak (stunting) yang masih terjadi di Indonesia menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Joko Widoo mengatakan, hal tersebut bisa menjadi kendala pada upaya pemerintah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Stunting atau gagal tumbuh merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa,” ucapnya saat memimpin Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Menurut Presiden, stunting atau masalah kurang gizi kronis, selain berdampak pada pertumbuhan fisik, juga berpengaruh pada perkembangan otak sang anak.

“Selanjutnya akan memengaruhi daya serap dan prestasi di sekolah, serta memengaruhi produktivitas, kemudian mempengaruhi kreativitas di usia-usia yang produktif,” sambungnya.

Baca Juga :  Tol Ciawi - Cigombong ditargetkan Beroperasi Juli 2018

Oleh sebab itu Presiden meminta agar semua pihak untuk bekerja sama dalam menangani permasalahan tersebut.

“Upaya penurunan angka stunting adalah kerja bersama yang harus melibatkan semua elemen masyarakat, terutama ibu-ibu PKK dan juga perlu pengaktifan kembali secara maksimal fungsi-fungsi Posyandu di kampung-kampung, di desa-desa,” tuturnya.

Kepala Negara juga meminta rencana aksi yang lebih terpadu dan lebih konkret mulai dari intervensi pada pola makan, pola asuh, dan juga yang berkaitan dengan sanitasi.

“Kita sudah tiga tahun ini membagi biskuit untuk ibu hamil dan balita. Saya lihat itu belum cukup, tidak cukup. Perlu dilengkapi lagi dengan ikan, susu, telur, dan kacang hijau,” ujar Presiden.

Baca Juga :  Indonesia Dukung Penguatan Pembangunan Infrastruktur di Negara Berkembang

Di akhir arahannya, ia juga berpesan agar jajarannya terus menggencarkan edukasi kepada publik terkait dengan penerapan pola hidup sehat.

“Mengedukasi publik dengan gerakan hidup sehat harus lebih digencarkan lagi agar lingkungan tempat tumbuh kembang anak-anak menjadi sebuah lingkungan yang sehat,” ucapnya.

Naskah : Bey Machmudin

Editor : J. Silitonga

Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Share :

Baca Juga

Nusantara

SKK Migas Bahas Pengembangan Aspek Hukum Pengendalian Emisi Karbon

Nusantara

DPD KNPI DKI Jakarta Dorong Gibran Rakabuming Menjadi Ketua Umum

Nusantara

Presiden Jokowi: PON Adalah Panggung Persatuan, Kebersamaan dan Persaudaraan

Nusantara

Buka Muktamar Sufi Internasional, Presiden Tekankan Pentingnya Toleransi Dalam Keberagaman

Edukasi

Wartawan Utama

Hukum

Kehadiran Lembaga Bantuan Hukum SMSI Tepat di Era Digital

Nusantara

Strategi Kementerian PPPA Hapuskan Pekerja Anak di Indonesia

Nusantara

Ketum PWI Hendry Ch Bangun: Sebagian Besar Daerah Tolak KLB