Home / Nusantara

Jumat, 23 Maret 2018 - 02:00 WIB

Presiden Jokowi : Tularkan Kerukunan di Indonesia kepada Dunia

JAKARTA, Sumatera Headline – “Kita harus menularkan pengalaman berharga umat Islam Indonesia kepada dunia dalam menjaga kerukunan, dalam menjaga persatuan, dalam menjaga perdamaian di bumi Allah SWT.” Begitu pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat bersilaturahim dengan peserta Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadits Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud tingkat ASEAN dan Pasifik ke-10 di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 22 Maret 2018.

Hal tersebut, menurut Presiden, dikarenakan Indonesia sekarang ini terus menjadi panutan banyak negara dalam mengelola kemajemukan. Indonesia memiliki 714 suku, lebih dari 1.100 bahasa daerah, tetapi bisa tetap rukun dan bersatu.

Pelaksanaan musabaqah sendiri menurut Presiden hendaknya tidak hanya dipandang sebagai pelaksanaan acara biasa karena musabaqah adalah wahana untuk memacu pengembangan tilawah, hafalan, serta pendalaman isi Al-Quran.

Baca Juga :  Presiden: Tidak Ada Ruang Bagi Terorisme

“Sebagai umat muslim kita harus selalu mengingat bahwa Al-Quran diturunkan kepada kita untuk menjadi pedoman. Pedoman yang harus kita baca, kita pahami, kita hayati, dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menempuh jalan yang diridoi Allah, jalan yang penuh cinta damai, saling tolong menolong dan penuh persatuan,” katanya.

Presiden juga mengingatkan kepada seluruh qori/qoriah, hafiz/hafizah, mufasir/mufasirah agar terus mensyiarkan dan mengamalkan ajaran Al-Quran di luar acara ini.

“Kita semua harus membangun kemanusiaan yang adil yang beradab, tidak membentak anak yatim, peduli pada fakir miskin, cinta saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air, serta menyayangi seluruh kehidupan di bumi Allah ini. Supaya seluruh Indonesia, seluruh Asia, dan seluruh dunia benar-benar melihat dan merasakan Islam sebagai agama yang _rahmatan lil alamin_,” lanjutnya.

Baca Juga :  Warga Parepare Terima 5.000 Sertifikat Tanah dari Presiden Jokowi

Dalam penutup sambutannya, Presiden mengatakan agar setiap acara musabaqah Al-Quran dan hadits ini dapat terasa jejaknya manfaatnya dalam kehidupan kebangsaan Indonesia. Selain itu, Presiden juga berpesan agar umat Islam tidak mudah terjebak fitnah dan hasutan kebencian.

Dalam acara ini turut hadir mendampingi Presiden antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Naskah : Bey Machmudin

Editor : J. Silitonga

Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

Hukum

PWI Pusat Minta Hotman Paris Minta Maaf atas Pernyataan yang Dinilai Rendahkan Wartawan

Nusantara

Menpora Buka Porwanas 2022 yang Diikuti 2.300 Wartawan

Musi Rawas

Bupati Musi Rawas Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2018

Nusantara

Bertemu Yusril, Presiden Jokowi Bahas Ketatanegaraan

Nusantara

Usai Umroh, Presiden Jokowi Beserta Ibu Negara Iriana dan Rombongan Kembali ke Tanah Air

Ekonomi

Menteri BUMN Dorong Kendaraan Berbasis Energi Hijau Tumbuh Masif

Nusantara

Dr. Ninik Rahayu Terpilih sebagai Ketua Dewan Pers 2022-2025

Ekonomi

Sri Mulyani Pimpin Delegasi Indonesia di Pertemuan AFMGM 2019