Home / Nusantara

Jumat, 17 Juni 2022 - 13:13 WIB

Presiden Jokowi Tinjau Bendungan Sindanghelu

Presiden Joko Widodo bersama Menteri PU PR Basuki Hadimuljono saat meninjau Bendungan Sindangheula yang terletak di Kabupaten Serang, Provinsi Banten

Presiden Joko Widodo bersama Menteri PU PR Basuki Hadimuljono saat meninjau Bendungan Sindangheula yang terletak di Kabupaten Serang, Provinsi Banten

BANTEN, Sumatera Headline – Presiden Joko Widodo meninjau Bendungan Sindangheula yang terletak di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Jumat (17/6/2022). Dalam peninjauannya, Presiden berdiskusi bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengenai manfaat dari kehadiran bendungan di Indonesia.

Menteri PUPR menjelaskan bahwa kehadiran bendungan di seluruh Tanah Air telah meningkatkan indeks pertanaman, dengan rata-rata nasional menurut Badan Pusat Statistik (BPS), berada di angka 147 persen. Nilai indeks tersebut diharapkan dapat terus naik apabila sejumlah proyek pembangunan bendungan telah selesai.

“(Kehadiran bendungan) meningkatkan indeks pertanaman yang sekarang ini rata-rata nasional BPS, Pak, 147 persen, dengan 231 bendungan. Jadi dengan tambahan 61 bendungan bisa kita menjadi 200 persen,” ujar Basuki.

Baca Juga :  Sistem Perizinan Secara Elektronik akan Pangkas Mata Rantai Birokrasi

Selain itu, tambah Basuki, kehadiran bendungan juga berpengaruh terhadap hasil produksi pangan Tanah Air. Menteri PUPR menyebutkan, dengan indeks pertanaman 147 persen, hasil produksi beras secara nasional mencapai 31 juta ton, melebihi kebutuhan konsumsi nasional.

“Padahal konsumsinya 28 juta ton. Jadi _make sense_ Pak, kenapa tiga tahun kita enggak impor (beras),” tambahnya.

Basuki berharap kehadiran sejumlah bendungan yang masih dalam proyek pembangunan dapat meningkatkan indeks pertanaman, sehingga produksi beras nasional dapat mencapai 40 juta ton pada tahun 2045.

“Jadi nanti 2045 kalau bisa sampai 200 (persen), itu bisa produksi 40 juta ton. Surplusnya bisa sampai 10 juta (ton),” katanya.

Baca Juga :  Fokus Pemerintah Turunkan Angka Stunting di 100 Kabupaten/Kota

Untuk diketahui, Bendungan Sindangheula telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 4 Maret 2021 lalu. Bendungan tersebut dibangun dengan anggaran mencapai Rp451 miliar dan memiliki kapasitas tampung sebesar 9,30 juta meter kubik.

Kehadiran bendungan di Kabupaten Serang tersebut dapat memberikan manfaat pengairan irigasi bagi kurang lebih 1.289 hektare sawah setempat. Presiden berharap kehadiran bendungan tersebut dapat memacu produktivitas pertanian di wilayah sekitar.

“Kita harapkan bendungan ini memberikan nilai tambah yang besar bagi para petani di Banten,” ujarnya. (SH-02)

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

BATAN Keluarkan Varietas Padi Dayang Rindu Muratan 1 dan 4 Musi Rawas

Nusantara

Premier Oil Melakukan Pengeboran Laut Dalam di WK Andaman II

Nusantara

5 Visi Baru PWI Pusat Lima Tahun Kedepan

Nusantara

Kepala BKN Ingatkan ASN Hindari Gratifikasi dan Minta Sumbangan THR

Nusantara

Success Ratio Sumur Eksplorasi Mencapai 80%

Nusantara

Ibunda Presiden Jokowi Tutup Usia

Nusantara

SKK Migas dan INPEX Corporation Tandatangani HoA Blog Masela

Musi Rawas

Kerjasama dengan BSSN, Pemkab Musi Rawas akan Terapkan Pelayanan Birokrasi Berbasis Digital