Home / Ekonomi / Nusantara

Senin, 8 Januari 2024 - 15:46 WIB

Pengelolaan Dana Desa Harus Memberikan Kemanfaatan bagi Masyarakat

Presiden Jokowi bertemu para kepala desa se-Kabupaten Serang di Desa Margagiri, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Senin (08/01/2024)

Presiden Jokowi bertemu para kepala desa se-Kabupaten Serang di Desa Margagiri, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Senin (08/01/2024)

BANTEN – Mengelola dana desa harus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dapat meningkatkan produktivitas serta perekonomian di desa. Demikian dikatakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat melaksanakan pertemuan dengan para kepala desa se-Kabupaten Serang di Desa Margagiri, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Senin (08/01/2024).

“Saya harapkan uang anggaran yang sudah masuk ke desa itu betul-betul jadi sesuatu untuk desa, bisa men-trigger produktivitas produksi yang ada di desa,” ucap Presiden.

Jokowi menjelaskan, hingga saat ini terdapat sejumlah infrastruktur yang sudah terbangun dan memberikan manfaat dari penggunaan dana desa yang telah disalurkan pemerintah. Salah satunya adalah pembangunan jalan desa yang telah mencapai 350 ribu kilometer.

“Berarti perdesa kurang lebih empat kilometer, karena desa ada 75 ribu, itu ada 350 dibagi kurang lebih jadi empat sampai lima kilometer perdesa. Ini hasil yang sangat baik. Kemudian juga jembatan desa yang sudah terbangun data yang ada di saya 1.900.000 meter jembatan desa. Dan ini harus meningkat terus, meningkat, meningkat,” ucapnya.

Jokowi juga menuturkan, pembangunan jalan desa sepanjang 350 ribu kilometer tersebut juga merupakan bukti nyata pemerintah yang tidak hanya melaksanakan pembangunan infrastruktur besar. Menururt Presiden, jumlah jalan desa yang telah terbangun jauh lebih panjang dibandingkan pembangunan jalan tol di seluruh Tanah Air.

Baca Juga :  Saat Presiden Jokowi Menikmati Malam di IKN

“Supaya kita semuanya tahu, jangan nanti hanya berpikir yang diurus yang gede-gede, justru yang lebih banyak itu yang kecil-kecil, nyatanya jalan desa tadi 350 ribu (km). Kemudian juga pasar desa 14.600 yang terbangun,” imbuhnya.

“Kemudian juga embung, embung yang dibangun dari dana desa sudah 6.700 ini embung, ini juga bukan jumlah yang kecil,” sambungnya.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi mengimbau para kepala desa untuk merencanakan pembangunan infrastruktur dengan baik, salah satunya melalui penyusunan desain bangunan.

Presiden menyebut, pemerintah pusat melalui Bappenas akan siap membantu pemerintah desa dalam menyusun perencanaan tersebut.

“Mereka siap untuk membantu bapak, ibu semuanya untuk mendesainkan, yang penting bapak, ibu semuanya, kepala desa itu memiliki antusias yang tinggi, pasti akan dibantu, insyaallah akan dibantu,” katanya.

Selain itu, Kepala Negara juga menekankan bahwa setiap desa memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Oleh karenanya, dia mengimbau kepada para kepala desa untuk membangun desa sesuai dengan kebutuhan dan potensi yang dimiliki masing-masing desa.

“Jangan hanya meniru-meniru fotokopi saja, belum tentu setiap desa itu memiliki keunggulan dan potensi yang sama. Sehingga betul-betul kita harus mengerti kekuatan desa apa, potensi desa apa, itu yang harus dikalkulasi, sehingga menjadi sebuah barang yang bermanfaat bagi rakyat,” ucapnya.

Baca Juga :  Catatan Akhir Tahun 2022 PWI Pusat

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengingatkan para kepala desa agar dapat menjaga perputaran uang di daerahnya. Salah satunya adalah dengan membeli dan menggunakan barang atau produk asli desa dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur di desa.

“Meskipun saya tahu harga barang di desa dengan yang di kota itu terpautnya mungkin ada 5 persen, 10 persen, 15 persen, enggak apa-apa, yang penting kan perputaran uang itu ada di desa,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, dan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.**

Editor: Jhuan

Sumber: Ril Setkab

Share :

Baca Juga

Nusantara

Jokowi : Saatnya Pers menjadi Motor Pembangunan dalam Membangun Narasi Baru di Suasana Kemajuan Teknologi

Ekonomi

Nanang Abdul Manaf: Teknologi dan Digitalisasi Menjadi Jembatan Wujudkan Target Produksi Migas di 2030

Nusantara

Kompetisi Sepak Bola Liga 1 Dilanjutkan Tanpa Penonton

Nusantara

Menteri Rini Ungkap 5 Kunci Sukses Pimpin BUMN

Nusantara

Sekjen Gerindra Perkenalkan Rahmat Mirzani Djausal sebagai Calon Gubernur Lampung 2024

Nusantara

18 Tokoh Terima Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi

Nusantara

SKK Migas dan Mubadala Energy Umumkan Penemuan Gas Besar di South Andaman

Nusantara

Kemenkominfo Sebut Postingan Tentang Desain Istana Negara di Palangkaraya adalah Hoaks