Home / Musi Rawas

Rabu, 16 Juli 2025 - 17:46 WIB

Musim Kemarau Tiba, Polres Musi Rawas Siagakan Satgas Antisipasi Karhutla

Apel Kesiapsiagaan Tim Karhutla

Apel Kesiapsiagaan Tim Karhutla

MUSI RAWAS — Dalam rangka mencegah kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutla), Polres Musi Rawas (Mura) bersama stakeholder terkait menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan Kabupaten Mura Tahun 2025.

Apel dipimpin langsung Kapolres Mura, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, didampingi Wakapolres Kompol Hendri SH, para pejabat utama (PJU) Polres, Kapolsek jajaran, serta personel Polres Mura. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Bupati Musi Rawas, Rabu (16/7/2025).

Turut hadir Plt Kajari Mura Abu Nawas, anggota Komisi III DPRD Mura Suhari, Kepala BPBD Mura Darsan, Kasat Pol PP dan Damkar Mura Yudi Fachriansyah, Kadishub Mura Kgs Effendy Fery, Kepala Manggala Agni Mura, para camat, kepala desa, hingga pimpinan perusahaan di wilayah Mura.

Kapolres Mura AKBP Agung Adhitya Prananta mengatakan, apel ini digelar sebagai langkah antisipasi karena wilayah Musi Rawas sudah memasuki musim kemarau.

Baca Juga :  Bupati Musi Rawas Terima SK Izin Pendirian Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera

“Ini bentuk antisipasi pencegahan sekaligus pemadaman agar titik api tidak melebar,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi dengan seluruh pihak diperlukan agar upaya mitigasi berjalan optimal. Instansi terkait seperti TNI, pemerintah daerah, perusahaan, camat, hingga kepala desa diharapkan bisa berperan aktif meminimalkan munculnya hotspot.

“Sejak Januari hingga 7 Juli 2025, tercatat ada 55 titik hotspot. Ini langkah awal agar tidak melebar menjadi ratusan titik,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, penanganan karhutla bukan hal mudah. Oleh karena itu, perlu kerja sama semua pihak, mulai pemerintah pusat hingga desa, agar penanganan bisa cepat dan tepat. Polres Mura juga telah membentuk grup WhatsApp untuk mempercepat penyebaran informasi titik api.

“Nanti, bila ada informasi langsung disebar, sehingga penanganan bisa lebih cepat. Hasilnya, dalam seminggu ini titik hotspot sudah mulai berkurang,” katanya.

Baca Juga :  Wabup Minta 88 Desa Ikuti Pelatihan Pengelolaan Informasi yang di Gagas PWI Musi Rawas pada 2022

Sementara itu, Kabag Ops Polres Mura, AKP Freddy Rajagukguk SH, menjelaskan status siaga darurat karhutla di Kabupaten Mura telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 384/KPTS/BPBD/2025 tertanggal 25 Juni 2025.

“Forkopimda, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, camat, kepala desa, dunia usaha, dan seluruh pihak terkait diharapkan dapat mengerahkan seluruh sumber daya untuk pencegahan dan penanganan karhutla,” ungkapnya.

Ia juga menekankan agar satgas karhutla bekerja maksimal, fokus pada upaya pencegahan, serta aktif mengedukasi masyarakat.

“Edukasi dan sosialisasi harus dilakukan secara persuasif, melibatkan semua pihak. Namun, jika pemadaman harus dilakukan, jangan sampai terlambat. Deteksi dini dan pemantauan titik rawan hotspot harus menjadi prioritas,” pungkasnya.

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Drs EC Priskodesi Menjabat Pj Sekda Musi Rawas

Musi Rawas

Ratna Machmud Terpilih sebagai Perempuan Inspiratif Penggerak Pembangunan

Musi Rawas

Disdukcapil Musi Rawas Membuka Pelayanan Adminduk Hingga Hari Sabtu

Covid-19

Polres Musi Rawas Mulai Lakukan Pemberian Vaksin Booster

Musi Rawas

Pengurus DWP Mura 2024–2029 Dikukuhkan, H Suprayitno: Perkuat Program Pemberdayaan

Hukum

Pelaku Pembunuhan di Batu Gane Ditangkap, Kapolres Minta Warga Jaga Kamtibmas

Musi Rawas

Buka Lomba Sepeda Hias, Wabup Musi Rawas Ajak Masyarakat Berolahraga

Musi Rawas

Sholat Ied di Masjid Darussalam, Bupati Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin