Home / Kriminal / Muratara / Sumsel

Minggu, 17 Desember 2017 - 16:13 WIB

Jeri Meringkuk Dalam Tahanan Usai Aniaya Ibu Hamil

MURATARA, Sumatera Headline – Malang nasib yang dialami Leni Rosmalita binti Mujahidin (37) warga Desa Biaro Baru Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumatera Selatan. Seorang ibu yang lagi berbadan dua ini menderita luka-luka pada sebagian tubuhnya atas aksi penganiayaan yang dilakukan seorang pelaku bernama Jeri (35) warga yang sama hingga harus mengalami pendarahan karena menerima pukulan dan terjangan pelaku tersebut.

Menurut keterangan Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Karang Dapo, Iptu Yani Iskandar menerangkan, peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (17/12/2017) sekitar jam 07.00 WIB, di Barak 10 PT Buana Sriwijaya Sejahtera (PT BSS) Desa Biaro Baru, Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara.

“Saat itu pelaku mendatangi rumah atau barak korban yang bekerja sebagai tukang masak di PT BSS, dengan tujuan meminta bon belanjaan dan saat bertemu dengan korban, pelaku langsung berkata “kau yang boros masak nyo,” terangnya.

Mendengar perkataan pelaku, kata Yani korban tidak terima sehingga terjadi percekcokan. Pelaku langsung memukul korban di rahang sebelah kiri.

“Pada saat terjadinya percekcokan pelaku sempat mengeluarkan kata-kata ancaman “awas kau ku bunuh ku tujah”. Imbuhnya.

Mendengar ancaman tersebut lanjutnya, korban langsung pergi, namun pelaku langsung memukul korban di bagian atas kepala secara bertubi-tubi dan menendang punggung korban sampai korban terjatuh.

“Melihat korban terjatuh pelaku langsung melarikan diri,” tambahnya.

Mengetahui kejadian tersebut suami korban Irwansyah Bin Sarkoni langsung melapor peristiwa itu ke Mapolsek Karang Dapo dengan Laporan Polisi nomor : LP/B-48/XII/mura/2017/Sek krdp, tanggal 17 Desember 2017.

“Pelaku dapat segera diringkus oleh anggota yang sedang melakukan pengamanan di PT BSS tanpa melakukan perlawanan. Dan pelaku kemudian dibawa ke Polsek Karang Dapo untuk diamankan dan di proses sesuai hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Kapolsek Karang Dapo ini menambahkan, berdasarkan keterangan dan interogasi yang dilakukan pihaknya, diketahui modus operandi pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul  mengunakan tangan

“Sehingga korban mengalami luka pecah pada bibir, luka memar dan lecet pada  leher bagian bawah telinga dan luka memar dan bengkak pada kepala bagian atas dan bengkak bagian rahang serta menendang korban pada bagian punggung sehingga korban mengalami pendarahan karena sedang hamil 2 bulan,” ujarnya. (*)

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Kriminal

Nekat Simpan Kecepek, Mustakim Lebaran di Penjara

Musi Rawas

Kunjungi PWI Musi Rawas, Kurnaidi Bawa Berkah Kebijakan bagi Anggota

Musi Rawas

PKK Kabupaten Musi Rawas Kenalkan Coklat DrFlo dan Kopi Selangit di Padang

Covid-19

Positif Covid-19 di Musi Rawas Bertambah 7 Kasus, Terdapat 2 Balita dan 1 Kasus Impor

Muba

Medco E&P Salurkan 565 Paket Sembako Lewat Safari Ramadan di Muba dan Banyuasin

Hukum

Polantas Musi Rawas Gelar Giat Strong Poin

Lahat

Warga Berlakukan Jam Malam Bagi Angkutan Batubara Yang Melintasi Jalinsum Lahat – Muara Enim

Pagar Alam

Walikota dan Kapolres Pagaralam Pasang Stiker Armada Transportasi Mudik Tahun 2019