Home / Musi Rawas / Sumsel

Senin, 17 Februari 2020 - 06:57 WIB

Hari Pertama Posko Pengaduan di Buka, Pelapor Siap Membawa Bukti ke DKPP

MUSI RAWAS, SH – Posko pengaduan yang dibentuk PWI Musi Rawas resmi dibuka pada Senin (17/2/2020) di Sekretariat PWI Musi Rawas, kompleks Ruko Agropolitan Center, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas.

Hari pertama dibuka, salah seorang masyarakat Kecamatan Sukakarya, Catur Handoko langsung menyampaikan laporannya terkait adanya dugaan ketidakberesan pada tahapan perekrutan anggota PPK oleh KPU Musi Rawas beberapa waktu yang lalu.

Dia menyampaikan, bukan hanya tentang tahapan pembentukan PPK terkait bocornya soal dan jawaban test wawancara namun ada juga indikasi upeti yang ditemukannya.

Namun, Catur belum dapat merinci secara jelas hasil temuan tersebut. Tapi dirinya menegaskan semua bukti dan data yang dimiliki sudah dipersiapkannya untuk di bawa ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Kehadiran kita ke sini untuk sharing dan berbagi informasi terkait adanya dugaan indikasi kecurangan pada tahapan perekrutan PPK di Musi Rawas,” jelasnya.

Baca Juga :  H Syarif Hidayat : Camat Harus Mampu Mendengar Aspirasi Masyarakat

Baca juga:

Selain itu, dia juga telah menyusun beberapa informasi dan bukti-bukti lainnya. Ditegaskannya, hal ini dilakukan bukan karena hasil pengumuman perekrutan anggota PPK namun keinginan bersama untuk menegakkan pelaksanaan Pemilukada yang bersih, jujur dan transparan.

“Ada beberapa persoalan yang akan kita laporkan ke DKPP nanti, baik dugaan adanya upeti hingga bocornya soal wawancara. Buktinya ada, tapi mohon maaf belum bisa kita beberkan di sini, dan tunggu setelah saya laporkan ke pihak berwajib dan DKPP,”

“Niatan ini bukan karena hasil pengumuman 5 besar anggota PPK namun hal lainnya terkait indikasi ketidakberesan yang ada di dalam itu,” tambahnya.

Baca Juga :  Hari Kedua Posko Dibuka, Satu Lagi Pelapor Siapkan Pengaduan ke DKPP

Sementara untuk hasil pengumuman lima besar anggota PPK yang telah di umumkan, Catur menyarankan kepada masyarakat untuk menyampaikan temuannya tersebut kepada KPU melalui ruang tanggapan yang disediakan selama tujuh hari terhitung diumumkan.

Sementara Ketua PWI Musi Rawas, Noviyansyah usai membuka posko pengaduan tersebut menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang hari ini telah meluangkan waktunya untuk memberikan informasi dan melakukan diskusi yang sehat terkait proses tahapan Pilkada di Musi Rawas.

“Terimakasih kepada Pak Catur yang meluangkan waktunya ke Posko kami, semoga hasil diskusi ini dapat ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang ada. Kami juga berharap adanya partisipasi masyarakat lainnya sehingga proses Pilkada di Musi Rawas ini dapat berjalan Bersih, Berintegritas dan Berkualitas atau 3B,” ungkap Novi.

Editor: J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Kriminal

Diduga Pesta Narkoba, 5 Anggota TNI Polri Diamankan BNN

Covid-19

Operasi Yustisi Covid-19 Musi Rawas, Sangsi Tak Memakai Masker, dari Teguran Tertulis, Kerja Sosial Hingga Denda Administrasi

Musi Rawas

Kajari MLM Sapa 400 Perempuan FPMS

Musi Rawas

Wabup Musi Rawas Buka Sosialisasi dan Pembentukan Gugus Tugas GNRM

Hukum

Polda Sumsel OTT Sekretaris Dinas PU Bina Marga Muratara

Muratara

Angka Kemiskinan Kabupaten Muratara Menurun

Lubuklinggau

Polres Lubuklinggau Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban

Musi Rawas

Desa Mekar Sari Berikan Prestasi Untuk Musi Rawas