MUSI RAWAS, SH – Hari kedua posko pengaduan yang di bentuk PWI Musi Rawas dibuka, kembali hadir salah satu warga masyarakat dari Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Sopian yang ingin mempersiapkan laporannya terkait adanya indikasi ketidakberesan di KPU Musi Rawas untuk di limpahkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
“Ini saya lakukan hanya untuk satu tujuan yakni terselenggaranya tahapan dan pelaksanaan Pilkada di Musi Rawas pada September 2020 ini secara jujur, bersih dan transparan,” ujar Sopian saat mengunjungi Posko Pengaduan PWI Musi Rawas, Selasa (18/2/2020) di Ruko Agropolitan Muara Beliti.
Dalam diskusi yang terbuka, Sopian menceritakan ada oknum yang menawarkan dengan meminta sesuatu kepada dirinya untuk bisa lolos dalam perekrutan anggota PPK ini.
Baca juga:
- Polres Musi Rawas Cek Senjata Api dan Amunisi di Gudang Logistik
- Medco E&P Gelar Penyuluhan Kesehatan dan Salurkan 375 Paket Pangan Sehat di 15 Desa Musi Rawas dan Lahat
- Kajari Musi Rawas Buka Operasi Pasar Murah Ramadhan, Bantu Tekan Harga Kebutuhan Pokok
“Saya tidak bisa uraikan semua bukti-bukti dan data terkait oknum tersebut, hal ini akan saya sertakan dalam laporan saya ke DKPP nanti,” ujarnya.
Namun yang pasti, tegasnya hal ini harus dapat diungkapkan secara terang benderang demi terciptanya tahapan Pilkada yang Jujur, bersih dan transparan.
Sementara Ketua KPU Musi Rawas, Anasta Tias mengatakan, KPU Musi Rawas telah membuka waktu tanggapan selama tujuh hari terhitung pengumuman seleksi PPK hingga tanggal 21 Februari 2020 nanti, bagi masyarakat yang ingin melaporkan temuannya terkait proses seleksi PPK.
Dia mengatakan, KPU Mura akan menanggapi semua aduan dan tanggapan dari masyarakat dan semuanya akan diklarifikasi dan diumumkan, namun masyarakat yang ingin menyampaikan laporannya harus disertai identitas diri dan bukti-bukti yang jelas.
“Masa tanggapan PPK 7 hari sesuai pengumuman yang telah kami sampaikan dan akan kami klarifikasi dan umumkan hasilnya,” jelasnya.
Anasta Tias juga menyampaikan, pelantikan anggota PPK Kabupaten Musi Rawas akan dilaksanakan pada 29 Februari 2020 ini dan saat ini telah dibuka penerimaan berkas anggota PPS.
“PPS sekarang sudah dimulai penerimaan berkas di hari pertama ini,” kata Anasta Tias.
Editor: J. Silitonga









