Home / Ekonomi / Nusantara

Selasa, 9 November 2021 - 13:32 WIB

Mendes PDTT: Pencapaian Tujuan SDGs Desa sebagai Arah Penggunaan Dana Desa 2022

YOGYAKARTA, Sumatera Headline – Penggunaan dana desa tahun 2022 akan diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi nasional dan penanganan bencana sesuai kewenangan desa, sehingga percepatan pencapaian tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan desa dapat terwujud.

Demikian disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menghadiri Sosialisasi Permendes PDTT No 7 Tahun 2021 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2022, Selasa (9/11/2021), Yogyakarta.

Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini membeberkan prioritas penggunaan dana desa untuk Tahun Anggaran 2022 itu pada Sosialisasi Peraturan Menteri Desa, PDTT Nomor 7 Tahun 2021 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2022 di Yogyakarta, Selasa (9/11/2021).

“Pencapaian tujuan SDGs Desa sebagai arah kebijakan pembangunan desa sudah barang tentu mencakup pemanfaatan dana desa,” ucapnya.

Baca Juga :  Tenaga Kesehatan akan Mendapatkan Dosis Ketiga Vaksin Moderna

Gus Halim menjabarkan, dana desa diarahkan untuk percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, yaitu meliputi pemulihan ekonomi nasional dengan program-program prioritas nasional. Termasuk dalam prioritas ini ialah mitigasi dan penanganan bencana alam dan nonalam sesuai kewenangan desa.

Dalam konteks itu, penggunaan dana desa untuk pemulihan ekonomi nasional yang dimaksud dapat mencakup kegiatan penanggulangan kemiskinan di desa. Untuk itu, pembentukan, pengembangan, peningkatan kapasitas dan pengelolaan BUMDes atau BUMDesma menjadi penting agar terwujud pertumbuhan ekonomi desa yang merata.

“Serta pembangunan dan pengembangan usaha ekonomi produktif yang diutamakan dikelola BUMDes atau BUMDesma untuk mewujudkan konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan,” imbuhnya.

Adapun penggunaan dana desa untuk program prioritas nasional, dapat berupa kegiatan pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya, dan pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai upaya memperluas kemitraan untuk pembangunan desa.

Baca Juga :  DRA Optimis, di 2030 Muba Menjadi Ibu Kota Energi Berkelanjutan Berbasis Kelapa Sawit

“Lalu pengembangan desa wisata untuk pertumbuhan ekonomi desa merata; penguatan ketahanan pangan nabati dan hewani untuk mewujudkan desa tanpa kelaparan; pencegahan stunting untuk mewujudkan desa sehat dan sejahtera; serta pengembangan desa inklusif untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat secara menyeluruh dalam pembangunan desa,” ungkap Gus Halim.

Penggunaan dana desa untuk mitigasi dan penanganan bencana alam dan nonalam sesuai dengan kewenangan desa, di antaranya, dapat ditempuh dengan kegiatan mitigasi dan penanganan bencana. Di sini BLT dana desa dimaksudkan untuk mewujudkan desa tanpa kemiskinan.

Editor: J Silitonga
Sumber: Ril Humas Kemendes PDTT

Share :

Baca Juga

Nusantara

Presiden Jokowi Resmikan 27 Ruas Jalan di Sulsel

Nusantara

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wartawan PWI Pusat Turing Jelajahi Tanah Air

Covid-19

Jelang Lebaran, Pemerintah Terus Gencarkan Vaksinasi

Nusantara

Presiden Ingatkan Penyebaran Covid-19 pada Klaster Kantor, Keluarga dan Pilkada

Nusantara

Puluhan Ribu Masyarakat Sulsel Hadiri Jalan Sehat Bersama Cawapres Gibran

Nusantara

PT Hutama Karya Realisasikan Pengembangan Pariwisata Sawah Lunto

Nusantara

Diminta Menata Direktorat LUKW PWI Pusat, Firko: Ruang Baru Pengabdian di Organisasi

Nusantara

PetroChina Lakukan Investigasi Bersama Pihak Eksternal Terkait Insiden Area Sumur WB-D7