Home / Musi Rawas / Sumsel

Senin, 4 Maret 2019 - 08:30 WIB

Debit Air Sumur Bor dari Kementrian ESDM di Desa Sukaraya Bisa untuk 3.200 Jiwa

MUSI RAWAS, Sumatera Headline – Pembangunan infrastruktur sumur bor air tanah dari Kementerian ESDM bagi masyarakat Desa Sukaraya, Kecamatan STL Terawas Kabupaten Musi Rawas dengan debit air 2,2 liter perdetik ini dapat digunakan untuk 3.200 jiwa.

“Umumnya rata-rata sumur bor yang dibangun di wilayah ini, debitnya sekitar 2,2 liter perdetik jadi satu sumur itu bisa digunakan lebih kurang untuk 3.200 jiwa,” kata Andiani, Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan Badan Geologi Kementrian ESDM, saat mendampingi Menteri ESDM Ignatius Jonan, Senin (4/3/2019) di Desa Sukaraya Kecamatan STL Terawas, Kabupaten Musi Rawas.

Andiani menjelaskan, pembangunan infrastruktur sumur bor air tanah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang dibutuhkan masyarakat terutama untuk daerah-daerah yang dianggap sulit air.

Baca Juga :  Kunjungi Blok Rokan, Menteri ESDM Minta Naikkan Produksi untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional

“Secara letak geologi daerah itu memang sulit air kalaupun ditemukan air letaknya sangat dalam dan memiliki bebatuan yang sangat keras. Selain itu adanya keterbatasan mengenai kemampuan masyarakat dalam hal pendanaan maupun kemampuan teknologinya,” jelasnya.

Dengan terbangunnya sumur bor air tanah ini diharapkan dapat membantu masyarakat di dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Andiani mengatakan, program pengeboran air tanah dalam dari Kementerian ESDM ini sudah dilakukan sejak tahun 2005 hingga 2018. Dimana, untuk Provinsi Sumsel sudah dikerjakan sebanyak 57 titik sumur bor yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.

“Untuk tahun 2018 sudah dikerjakan sebanyak 21 yang tersebar di kabupaten/kota di Sumsel, untuk Musi Rawas ada 2 sumur bor yang dibangun,” urainya.

Andiani juga mengungkapkan, tujuan Menteri ESDM mengunjungi Kabupaten Musi Rawas ini, selain berinteraksi dengan masyarakat Musi Rawas khusunya masyarakat Sukaraya, juga merupakan bagian dari tugas Menteri untuk meninjau dan melakukan pengecekan pembangunan infrastruktur pemboran air tanah dalam yang telah dibangun.

Baca Juga :  Menteri ESDM Apresiasi Kontribusi Industri Hulu Migas Bagi Penerimaan Negara

Andiani juga menambahkan, infrastruktur yang telah dibangun melalui anggaran Kementerian ESDM ini nantinya akan dihibahkan kepada pemerintah daerah dan harapannya bisa bermanfaat bagi masyarakat Sukaraya.

“Nanti akan ada proses hibah dari pemerintah daerah kepada pemerintah desa,” ucapnya.

Sementara untuk tahun 2019 ini Kementrian ESDM masih berpatokan pada alokasi tahun 2018 yakni untuk Sumsel sebanyak 19 titik sumur bor.

“Sementara ini untuk Sumsel (2019) kita alokasikan 19, dan untuk Musi Rawas masih menunggu arahan dari Bapak Menteri,” ungkap Andiani.

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

Polres Musi Rawas Bersama Pemkab Bedah Rumah di Desa Prabumulih Satu

Musi Rawas

Pengibaran Bendera Merah Putih di Kecamatan Sumber Harta Berjalan Sukses dan Khidmat

Musi Rawas

7,5 Ton Beras Ludes dalam Dua Hari, Polres Mura Gelar Gerakan Pangan Murah

Musi Rawas

SKK Migas dan KKKS SRMD Bersama PWI Musi Rawas Berbagi Berkah Ramadhan

Lubuklinggau

Nanan Tertantang Rencana GANN Siapkan 5000 Kader Anti Narkoba

Hukum

Satu Orang Personil Polres Mura di Berhentikan dan Satu Personil Lainnya Terima Penghargaan

Muba

SKK Migas-KKKS Dukung Program Pemkab Muba dalam Pengembangan Muba Vocational Center

Palembang

Gelar UKW sebagai Proses Tahapan Menuju Kompetensi Wartawan Profesional dan Beretika