MUSI RAWAS – Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri untuk masyarakat kembali digelar oleh jajaran Polres Musi Rawas (Mura) bersama Polsek Muara Kelingi dan Bulog Cabang Lubuklinggau.
Kali ini, kegiatan dipusatkan di halaman Mapolsek Muara Kelingi. Sebanyak 20 ton stok beras murah yang disediakan langsung diserbu warga Kecamatan Muara Kelingi dan Tuah Negeri, Sabtu (30/8).
Untuk memastikan pelaksanaan GPM berjalan tertib, aman, dan lancar, Kapolres Mura AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH turun langsung didampingi Wakapolres Kompol Hendri SH dan Kapolsek Muara Kelingi Iptu Nur Hendra. Turut hadir pula Kasatreskrim AKP Ryan Tiantoro Putra S.TrK, SIK, CPHR, CBA, bersama Kanit Pidsus Ipda Niko Rosbarinto SH serta personel Satreskrim Polres Mura.
“Antusias warga sangat tinggi. Jalannya GPM lancar dan tertib. Untuk di Polsek Muara Kelingi, seluruh stok sebanyak 20 ton beras berhasil tersalurkan,” ungkap Kapolres.
Ia menjelaskan, penyaluran beras murah juga melibatkan perangkat desa yang mewakili warga dari desa-desa jauh. Sementara itu, warga Kelurahan Muara Kelingi dan desa terdekat datang langsung ke Polsek.
“Setiap warga maksimal bisa membeli dua karung beras seharga Rp115.000 per sak dengan berat masing-masing 5 kilogram. Penyaluran ini juga terbantu oleh Karang Taruna dan Ibu-Ibu Bhayangkari yang ikut memandu jalannya pembelian beras murah,” jelas Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa kegiatan GPM ini sekaligus mendekatkan polisi dengan masyarakat.
“Kalau dulu masyarakat masih terkesan takut datang ke Polsek, kini justru merasa lebih dekat. Biasanya warga beli beras di pasar, sekarang bisa beli langsung di Polsek melalui GPM,” ucapnya.
Kapolsek Muara Kelingi, Iptu Nur Hendra SH, MH, juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan Wakapolres yang hadir langsung.
“Alhamdulillah, antusias warga tinggi dan pelaksanaan berjalan aman serta kondusif. Terima kasih atas dukungan jajaran Polres Musi Rawas,” ujarnya.
Suparmi (50), warga Desa Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi, mengaku terbantu dengan adanya GPM.
“Kami sangat terbantu karena bisa membeli beras dengan harga murah. Kalau bisa, kegiatan ini terus digulirkan lagi, karena benar-benar meringankan kebutuhan kami di rumah,” tutupnya.
Editor: Jhuan









