Home / Musi Rawas / Sumsel

Jumat, 5 Maret 2021 - 01:15 WIB

Normalisasi DI Tugumulyo, Pengeringan akan Dilakukan Secara Bertahap

MUSI RAWAS, SH – Estimasi awal, proses rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Tugumulyo di Kabupaten Musi Rawas (Mura), akan dilakukan dua tahap pengeringan. Tahap pertama, pengeringan akan dilakukan selama tiga bulan, pada Agustus sampai Oktober 2021 ini. Selanjutnya, kembali lagi dilakukan pengeringan Maret sampai Agustus 2022 mendatang.

Hal ini, disampaikan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, Ir Birendrajana saat audiensi bersama Bupati Mura, Hj Ratna Machmud beserta pejabat terkait, Jumat (5/3).

Disampaikan Birendrajana, perlunya dilakukan rehabilitasi saluran DI Tugumulyo ini, karena area persawahan dihilir lebih kurang 2.518 hektare tidak mendapatkan air irigasi secara optimal. Penyebabnya, karena pada saluran banyak sedimen, hingga air dari kolam ada yang terbuang ke drainase, serta terjadi penyempitan saluran karena adanya pembangunan.

Baca Juga :  Tinjau 5 Pembangunan Jembatan Gantung, Bupati: Semoga Dapat Menggerakkan Ekonomi Masyarakat Lokal

“Makanya perlu dilakukan normalisasi atau mengali sedimen. Lalu pembatasan pengambilan air ke dalam kolam, harus sesuai dengan standar yang dibutuhkan,” jelasnya.

Dikatakan Birendrajana, nantinya proses rehabilitasi ini akan menertibkan kolam-kolam melalui pembagian air yang mereka guna sesuai standar. Sehingga, penggunaan air yang digunakan, tidak mempengaruhi aliran air untuk areal persawahan.

“Semuanya akan diatur, agar tidak mempengaruhi produksi pangan di Kabupaten Mura,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Bupati Mura Hj Ratna Machmud Amin menjelaskan, berdasarkan kajian yang sudah dilakukan agar tidak terlalu merugikan petani ikan maupun petani sawah, dijadwalkan proses pengeringan dilakukan mulai Juni 2021 ini.

Baca Juga :  Desak Bupati Tunda Pelantikan Kades

“Ini masalahnya, karena irigasi ini harus mengalir sampai ke ujung. Dan ini merupakan pilihan yang berat. Tapi, setelah kering empat bulan dan kita akan mendapat hasil yang luar biasa sampai puluhan tahun kedepan,” katanya.

Jadi, sekarang pekerjaan yang dilakukan harus menyosialisasikan kepada masyarakat siap ketika akan dilakukan proses pengeringan. Dan para petani ikan maupun sawah akan dipekerjakan dalam pengerjaan rehabilitasi ini.

“Agar para petani ini mendapat penghasilan pada masa pengeringan ini, semua ini kita lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mura,” jelasnya.

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

PT. TPB Bantah Hasil RAT tentang Moratorium

Kesehatan

Bupati Musi Rawas Tandatangani MoU Bersama BPJS Kesehatan

Musi Rawas

Hari Bhayangkara, Polres Musi Rawas Sukses Gelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolri Cup 2026

Musi Rawas

Antisipasi Badai Siklon Tropis, Kapolres Musi Rawas Sampaikan 12 Himbauan kepada Masyarakat

Kriminal

Berkelana Setahun Lebih, Yosef Akhirnya Tertangkap Juga

Banyuasin

SKK Migas dan Sele Raya Belida Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Banyuasin

Musi Rawas

Sertijab Empat Posisi Jabatan di Polres Musi Rawas

Hukum

Seminggu Laksanakan Operasi Patuh, Satlantas Polres Lubuklinggau Keluarkan 632 Surat Tilang