Home / Ekonomi / Nusantara

Senin, 4 September 2023 - 16:12 WIB

Jokowi Terima Presiden Bank Dunia Bahas Reformasi Sistem Keuangan Global

Presiden Jokowi menerima Presiden Bank Dunia Ajay Banga, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (04/9)

Presiden Jokowi menerima Presiden Bank Dunia Ajay Banga, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (04/9)

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima Presiden Bank Dunia Ajay Banga beserta delegasi di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, Senin (04/09/2023). Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah isu untuk dibahas bersama dengan Presiden Banga, termasuk soal reformasi sistem keuangan global.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia dan negara berkembang lainnya menaruh harapan kepada Bank Dunia untuk bisa mewujudkan sistem keuangan yang lebih adil.

“Saya yakin Presiden Banga menyadari berbagai kritik pada Bank Dunia, termasuk oleh Sekjen PBB terkait kurangnya perhatian pada kepentingan negara berkembang. Indonesia dan negara berkembang lain menaruh harapan besar kepada Anda untuk wujudkan sistem keuangan global yang lebih adil bagi semua, terutama bagi negara berkembang,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden: PP tentang Manajemen PPPK Buka Peluang Pengangkatan Guru Honorer

Menurut Presiden Jokowi, saat ini situasi ketidakpastian global berpengaruh terhadap pembangunan di negara berkembang. Untuk itu, Presiden Jokowi memandang perlu adanya kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk menghadapi situasi tersebut.

“Saya ingin jajaki potensi kolaborasi Bank Dunia dengan Indonesia dan ASEAN untuk jawab tantangan tersebut,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan komitmen Indonesia dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Kepala Negara pun mendorong penguatan komitmen untuk merealisasikan pembiayaan dan investasi dalam transisi energi dan ekonomi hijau.

Baca Juga :  Presiden Resmikan Peremajaan 25.423 Hektare Lahan Sawit untuk Rakyat di Riau

“Berbagai terobosan telah kami lakukan, termasuk pengembangan EBT dan upaya penerapan pajak karbon. Tapi tidak semua negara dapat penuhi kebutuhan pembiayaan hijau,” kata Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Pahala Mansury. **

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Move On Produk Berkualitas

Nusantara

Jaksa Agung Lakukan Rotasi 17 Kajati di Indonesia, Kajati Sumsel diisi Dr Ketut Sumedana

Nusantara

Tegu Santosa Berharap Perusahaan Media Siber Terdata di SMSI

Ekonomi

Sambut HPN 2022, PWI Sumsel Gelar Pasar Murah

Nusantara

Surat Edaran KPK, ASN Dilarang Gunakan Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran

Nusantara

Modus Penipuan Perubahan Tarif Transfer antar Bank, BRI Pastikan itu Hoaks

Hukum

KBRI BSB – Himpunan Psikologi Indonesia Lindungi PMI di Brunei

Ekonomi

Di Forum B20, Presiden Ungkap Tiga Strategi Besar Indonesia Hadapi Tantangan Ekonomi Global