Home / Musi Rawas

Kamis, 11 Mei 2023 - 14:56 WIB

Ancam Kesehatan, Polsek Megang Sakti Sebar Baliho Larangan Karhutla

MUSI RAWAS, SUMATERAHEADLINE Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), merupakan ancaman bagi masyarakat, terutama bagi kesehatan, yakni terganggunya aktifitas masyarakat serta sumber daya alam baik tumbuhan dan hewan.

Sesuai dengan himbauan, Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo tentang upaya pencegahan karhutla di wilayah hukum Polres Mura.

Polsek Megang Sakti, dibawa kepemimpinan, Iptu Fauzan Aziman, langsung bergerak cepat melaksanakan pemasangan spanduk himbauan pencegahan karhutla di wilayah hukum Polsek Megang Sakti.

Spanduk itu dipasang di beberapa desa di Kecamatan Megang Sakti, seperti di Desa Jajaran Baru I, Desa Jajaran Baru II, Desa Campur Sari, Kecamatan Megang Sakti, Kamis (11/5/2023).

Baca Juga :  Kapolres Mura dan Jajaran Ikuti Rapat Anev Ops Ketupat

Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kapolsek Megang Sakti, Iptu Fauzan Aziman, mengatakan, pemasangan spanduk ini agar mudah dilihat dan dibaca oleh warga, hal ini juga untuk mengajak warga masyarakat samakan gerak dan langkah untuk mencegah karhutla.

“Mari bersama-sama untuk tidak membakar hutan dan lahan, serta mari kita jaga sama-sama alam khususnya di wilayah Hukum Polsek Megang Sakti dan Kabupaten Mura,” kata Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, dalam hal pencegahan karhutla sebagai salah satu kejahatan terhadap lingkungan serta udara, artinya bisa mengacam kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan.

“Kami telah memasang spanduk dengan tujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat, untuk bersama-sama melawan pembakaran hutan dan lahan,” jelas perwira berpangkat balok dua ini.

Baca Juga :  Kapolres Mura Periksa Sikap Tampang Personilnya

Kapolsek berharap, agar warga dapat paham dan sadar, selain ancaman pidana yang sangat berat, dengan membuka lahan atau hutan dengan cara dibakar.

Sesuai dengan UU Nomor 41/1999 tentang kehutanan, sesuai Pasal 78 ayat 3 UU RI Tahun 1999, Barang siapa yang dengan disengaja membakar hutan dan lahan diancam pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

“Serta dapat menggangu kegiatan dan kenyamanan masyarakat lainnya. Oleh sebab itu, mari kita bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan.” harapnya. (SH-03)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pemkab Musi Rawas Salurkan Bantuan Pangan Beras ke 41.287 Penerima

Musi Rawas

Tambah 8 Medali, PABSI Musi Rawas Tutup Porprov Muba dengan Raihan 12 Emas, 8 Perak dan 8 Perunggu

Musi Rawas

Usai Terbakar, Pembangunan Masjid Mujahidin Mulai Dilaksanakan

Musi Rawas

Usai Nyoblos, Wabup Berharap Pemilu Berlangsung Damai

Musi Rawas

Terdampak Covid-19, Pemkab Musi Rawas Distribusikan 19 Ton Beras di Kecamatan BTS Ulu

Musi Rawas

Kepala Desa Harus Mampu Berdayakan Anak-Anak Muda Sebagai Penyampai Informasi Desa

Musi Rawas

Tips Mudik Aman dan Nyaman dari Kapolres Musi Rawas, Silahkan Dicoba

Musi Rawas

Kak Gun Ajak Guru Membuat Inovasi, Kreasi dan Prestasi