Advertorial
MUSI RAWAS, SH – ‘Dewita’ merupakan salah satu objek wisata unggulan yang ada di Musi Rawas dan ada banyak lagi objek wisata Musi Rawas yang akan di upayakan untuk dikembangkan dan di ekspose. Sehingga keindahan alam yang ada di bumi Lan Serasan Sekentenan ini dapat dinikmati oleh wisatawan lokal maupun luar daerah bahkan mancanegara.
Demikian ungkapan Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan saat melounching Desa Wisata Tematik (Dewita) yang ada di Desa Sri Mulyo Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas, Minggu (1/12/2019).
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini secara resmi saya membuka Desa Wisata Tematik (Dewita). Ayo ngelong (main) dan singgah di Dewita, Desa Wisata Tematik yang berada di Desa Srimulyo Kecamatan Stl Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas ini,” ucap Bupati.

Ada terlihat rasa bangga yang terpancar dari raut wajah orang nomor satu di Musi Rawas ini, dia mengatakan peresmian Dewita hari ini akan tercatat sebagai sejarah. Terlihat begitu antusiasnya masyarakat yang hadir untuk menyaksikan lokasi wisata ini.
“Tentunya kita bersyukur, mulai dari Kementrian Pariwisata, Disbudpar Provinsi Sumsel dan Kabupaten Musi Rawas akan bersinergi untuk menjadikan Bumi Lan Serasan Sekantenan ini sebagai salah satu objek wisata. Bukan hanya skala nasional tetapi juga skala internasional kedepannya,” imbuhnya.

Melihat keindahan alam desa yang dikemas dengan bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. Menjadikan lokasi ini terasa lebih indah dan memanjakan mata untuk dinikmati.
Wisata Dewita ini pun terasa semakin menarik karena menampilkan nuansa Jawa, pernak pernik dan beberapa kegitan khas jawa yang ditampilkan dengan latar belakang persawahan serta perbukitan semakin menggelitik para pengunjung untuk berswa foto.
Sementara untuk kuliner, di wisata Desa Srimulyo Edu Park ini tersedia jajanan rakyat yang disebut Pasar Kangen juga ada panggung terbuka pertunjukan dengan ragam kebudayaan.

“Ini contoh yang unik, walaupun baru pertama kali diadakan,” kata Ramlan Kamarullah, Deputi Pengembangan Disetinasi Wisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kretatif RI.
Desa Srimulyo sendiri, ungkap Ramlan, merupakan perkampungan Jawa bernuansa persawahan. Ke depan perlu dikombinasikan dengan aktivitas atau kegiatan yang ada di sekitar Desa Sri Mulyo ini.
“Misal kearifan lokal seperti cara menanam padi ataupun dengan aktivitas-aktivitas masyarakat yang lain,” ujarnya.
Kegiatan peresmian Desa Wisata Tematik tersebut turut dihadiri perwakilan dari Kementrian Pariwisata Republik Indonesia (RI), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ( Kadisbudpar ) Provinsi sumsel, Kajari Lubuk Linggau, Kapolres Mura, Dandim 0406 lubuklinggau, Wakil Bupati, Ketua TP PKK, unsur Forkompinda Mura.
Dalam kesempatan tersebut juga diadakan pertunjukan kesenian budaya lokal dengan tema Kampung Jawa di Tanah Melayu dengan diselingi pembagian doorprize untuk menghibur masyarakat pengunjung serta diakhiri dengan lomba menangkap ikan lele (Rogo lele) yang diikuti bupati dan masyarakat sekitar. (Adv)
Editor : J. Silitonga









