WALAUPUN WANITA TETAP SEMANGAT 45 BEKERJA KERAS BANGUN DESA

Banjarharjo, Kolaborasi pengerjaan pembangunan program TMMD yang sedang bergulir di Desa Cikuya Kec.Banjarharjo Kab.Brebes dalam TMMD Reg Ke-100 Kodim 0713/Bbs, terus terpacu merampungkan pembangunan infrastruktur Desa. Minggu (01/09/2017).

Kolaborasi satgas TMMD dengan warga masyarakat terutama para ibu-ibunya, walaupun wanita namun semangat empat limanya cukup tinggi untuk bersama-sama bekerja membangun desa demi untuk peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran warganya agar desanya tidak tertinggal dengan desa lainnya.

Desa Cikuya Kec.Banjarharjo Kab.Brebes yang letak wilayahnya hampir berbatasan dengan wilayah Jawa Barat, berartikulasi sebagian masyarakatnya berbahasa sunda ini, sebagian besar masyarakatnya khususnya para kaum prianya atau bapak-bapak bekerja keluar wilayah merantau untuk menyambung hidup bagi keluarganya.

Tak segan dan tanpa sungkan, mereka ibu-ibu terjun langsung membantu para prajurit TNI yang tergabung dalam satgas TMMD bersama bapak-bapaknya.

Tidak tanggung-tanggung, para ibu-ibu muda dan separuh baya ini dengan terampil dan cekatan mengolah material yang diperlukan dalam membuat talud ataupun jembatan.

Dengan berpeluh keringat dan adakalanya seraya menggendong anaknya, mereka berjibaku mengaduk semen, mengayak pasir dan bahkan membawa bongkahan batu ataupun material lainnya.

Walaupun panas terik menyengat, mereka tetap antusias dan bersemangat mengerjakan pembangunan.

Seperti halnya dengan ibu Esih (42) warga Dukuh Kopi Desa Cikuya, dengan semangat tinggi sembari mengasuh anaknya yang masih kecil, tetap membantu pengerjaan pembangunan.
Dengan sesekali mengusap keringatnya dan menghela napas, ia menyampaikan rasa bangga dan senangnya turut andil dalam pembangunan di desanya.

Dikatakan, ia membantu pengerjaan pembangunan ini dengan ikhlas sepenuh hati. Ia tahu dan paham bila kegiatan pembangunan yang sedang berlangsung didesanya adalah untuk meningkatkan taraf hidup kesejahteraan dan kemakmuran warga desanya. Selain itu, ia juga tahu dan paham bila apabila mengandalkan bapak-bapaknya yang sementara ini sedang bekerja diluar daerah, mungkin pengerjaannya entah sampai kapan. Karenanya, dengan niat tulus dan ikhlas, ia bersama rekan-rekan sesama ibu-ibu turun langsung terjun kelapangan membantu satgas TMMD mengerjakan pengerjaan pembangunan.

Menurutnya, walaupun bapak-bapaknya tidak berada ditempat, ibu-ibu warga disini tetap semangat empat lima.

Walaupun hanya kecil andilnya, namun rasa kegotongroyongan dan kebersamaan membangun desa, tetap terpatri hingga anak cucu mereka nantinya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *