Home / Ekonomi / Nusantara

Rabu, 12 Juni 2024 - 12:49 WIB

SKK Migas Dorong Pelaksanaan Peningkatan TKDN di Hulu Migas

SKK Migas

SKK Migas

SURABAYA – SKK Migas terus mendorong penggunaan produk lokal atau Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dalam setiap kegiatan operasi hulu migas untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional atau memberikan efek berganda hulu migas.

Hal tersebut disampaikan Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko di IOG SCM SUMMIT 2024, di Surabaya, Selasa 11 Juni 2024.

Pada Forum Group Discussion (FGD) yang merupakan salah satu sesi diskusi pada hari ini, terungkap bahwa penggunaan produk lokal diharapkan memperkuat kapasitas pelaku usaha, pabrikan, vendor serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai penunjang industri hulu migas.

“SKK Migas berkomitmen untuk tetap mendukung dan melaksanakan komitmen peningkatan TKDN di hulu migas. Untuk tahun 2024 ini perkiraan pencapaian TKDN hulu migas mencapai 57%,” kata Rudi Satwiko.

“Rudi menilai, peningkatan penggunaan produksi dalam negeri di sektor hulu migas memiliki dampak positif yang signifikan bagi perekonomian nasional seperti meningkatkan sektor industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, serta perekonomian secara keseluruhan.

Baca Juga :  SKK Migas - Pertamina EP Limau Field Resmikan Program Bank Sampah dan Mas Pepi di Karya Mulya Prabumulih

Meningkatnya penggunaan produksi dalam negeri akan meningkatkan sektor industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat, serta perekonomian secara keseluruhan.

“Kita akan terus dorong agar pabrikan dan produk lokal terus bersaing dan memiliki peran, tentu dengan peningkatan kualitas produk hulu migas,“ kata Rudi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum IOG SUMMIT 2024, Bayu Kusuma mengatakan IOG SCM SUMMIT 2024 merupakan ajang berbagi pengetahuan dan pembelajaran dari para praktisi, forum diskusi antar stakeholder, dan juga eksibisi dari perusahaan-perusahaan dalam dan luar negeri untuk meningkatkan hubungan yang kuat dengan pemasok dan mitra lainnya.

Event ini memfasilitasi pertukaran ide dan inovasi antara semua pihak terlibat untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan fungsi SCM secara keseluruhan.

Pemberdayaan kapasitas nasional juga menjadi salah satu fokus utama atau FGD ( Forum Group Discussion ) dalam kontribusi industri hulu migas.

Baca Juga :  Pertamina EP Prabumulih Field Raih Dua Penghargaan di Ajang Indonesia Green Awards 2023

“Dua hari ini, acara Cukup padat, kita kemas eventnya dengan tiga (3) FGD, berkaitan dengan teknologi dan digitalisasi, pengolahan material dan peningkatan kapasitas dalam negeri,” kata Bayu Kusuma.

Pada IOG SCM SUMMIT 2024 menggelar exhibition atau pameran produk-produk dari berbagai industri migas yang selama ini memberikan support operational hulu migas. Sekitar 24 perusahaan memamerkan produk lokal dari sisi teknologi, material maupun service.

Sejumlah produk lokal yang digunakan di Industri hulu migas dan sudah diproduksi Indonesia diantaranya produk dari PT COSL Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga dan PT Kairos.

Keseluruhan dari produk yang dipamerkan tersebut tersebut telah digunakan di Industri Hulu Migas maupun KKKS.

Selain itu, ada juga empat (4) Supporting both SKK Migas yang mendukung tata kelola di SCM ( Supply Chain Management ) yaitu CSMS, TKDN, Fomalitis dan CIVD IOG e-Commerce. (*)

Editor: Jhuan

Share :

Baca Juga

Musi Rawas

PKK Kabupaten Musi Rawas Kenalkan Coklat DrFlo dan Kopi Selangit di Padang

Jambi

Menginspirasi Generasi Muda, PHE Jambi Merang Gelar PHE Mengajar

Banyuasin

Wapres Ma’ruf Amin Akui Banyuasin Lumbung Pangan Nomor 4 Nasional

Nusantara

Buka Rapimnas SMSI, Yosep Stanley : Masa Depan Pers ada di Media Online

Nusantara

Temui Kyai Sepuh NU Jatim, Menhan Diskusi Perkuat Keutuhan NKRI

Nusantara

Dorong Pemerataan Ekonomi, Sejumlah Infrastruktur di Dhamasraya Mulai Diresmikan

Musi Rawas

Jalan Sehat Bersama Presiden Jokowi, Bupati Musi Rawas Terima Ucapan Selamat Ulang Tahun

Nusantara

Kompetisi Sepak Bola Liga 1 Dilanjutkan Tanpa Penonton