Home / Nusantara

Kamis, 8 Desember 2022 - 14:06 WIB

Ketua Umum DPP BKPRMI Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Bandung

Ketua Umum DPP BKPRMI, H Datuk Said Aldi Al Idrus,usai penyerahan mobil operasional pemelihara masjid Bantuan Yayasan H. Prabowo subianto kepada Brigade masjid untuk membantu korban Gempa di Cianjur Jawa Barat, (8/12)

Ketua Umum DPP BKPRMI, H Datuk Said Aldi Al Idrus,usai penyerahan mobil operasional pemelihara masjid Bantuan Yayasan H. Prabowo subianto kepada Brigade masjid untuk membantu korban Gempa di Cianjur Jawa Barat, (8/12)

MEDAN – Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengecam aksi bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022).

“BKPRMI sangat mengecam keras aksi bom bunuh diri di Bandung, Jawa Barat, kemarin pagi. Itu tindakan keji. Itu sebuah ancaman Ideologi bagi Bangsa Indonesia. Masih banyak cara untuk menyampaikan aspirasi maupun pendapat. Dan aksi tersebut telah menodai nilai-nilai kemanusiaan, tidak bermanfaat  dan sangat besar mudharatnya,” kata Ketua Umum DPP BKPRMI, H Datuk Said Aldi Al Idrus,usai penyerahan mobil operasional pemelihara masjid Bantuan Yayasan H. Prabowo subianto kepada Brigade masjid untuk membantu korban Gempa di Cianjur Jawa Barat, Kamis (8/12/2022).

Hal ini dikatakan Said Aldi merespon aksi bom bunuh diri di Kantor Polsek Astana anyar, Rabu (7/12/2022), Pukul 08.20 WIB saat anggota Polsek Astana anyar sedang apel pagi.

Baca Juga :  Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar sebanyak Sembilan Orang dan Satu Terduga Pelaku

Said Aldi menegaskan bahwa aksi sia-sia atau bom bunuh diri tersebut adalah tindakan yang sama sekali tidak dianjurkan dalam Agama Islam dan agama manapun. Apalagi sampai menghilangkan nyawa orang.

“Itu tindakan orang yang tak punya akal, sia-sia. Ajaran Islam melarang aksi tersebut. Apalagi sampai ada orang yang menjadi korban bahkan meninggal dunia.

“Saya juga mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi kejadian bom bunuh diri di Bandung itu. Yakinlah teror yang terjadi tidak berkaitan dengan agama atau kepercayaan apapun.

Tak hanya itu, lanjut Said Aldi, BKPRMI juga mengucapkan rasa belasungkawa dan berduka atas jatuhnya korban jiwa atas aksi tak terpuji tersebut.

Baca Juga :  Pasca Bom Bunuh Diri, Polres Musi Rawas Tingkatkan Pengamanan

“Dan juga kepada korban yang mengalami luka ringan atau berat yang saat ini sedang mendapat perawatan di rumah sakit, BKPRMI mendoakan semoga lekas sembuh. Kepada keluarga korban yang meninggal semoga diberikan ketabahan,” tuturnya.

Said Aldi juga menekankan agar aksi bom bunuh diri yang terjadi di Kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat ini menjadi pelajaran untuk semakin waspada mengantisipasi hal-hal yang dinilai dapat merusak kerukunan dan kebersamaan Bangsa Indonesia

” mengingatkan kepada Pemuda remaja masjid dan masyarakat indonesia agar meningkatkan kewaspadaan terutama jika ada orang asing di sekitar tempat tinggal kita yang mencurigakan,agar melaporkan kepada aparat wilayah setempat sebagai bentuk antisipasi,” pungkasnya. ***

Share :

Baca Juga

Hukum

Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar sebanyak Sembilan Orang dan Satu Terduga Pelaku

Nusantara

Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Gantung Wear Fair

Nusantara

Berikut Pernyataan Lengkap Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19

Ekonomi

Industri Kelapa Sawit Mampu Menyerap 16 Juta Pekerja

Nusantara

Agus Fatoni Dilantik sebagai Pj Gubernur Sumsel

Nusantara

SKK Migas dan KKKS Akan Gelar Forum KapNas ketiga tahun 2023

Musi Rawas

Bupati Musi Rawas Hadiri Lokakarya STP BATAN 2018

Nusantara

Presiden Jokowi Apresiasi atas Peningkatan Ekspor Komponen Otomotif Nasional