Home / Nusantara

Sabtu, 11 Mei 2019 - 03:19 WIB

Antisipasi Lonjakan, Penyeberangan Merak – Bakauheni Berlakukan Sistem Genap Ganjil

JAKARTA, SH – Mengantisipasi terjadinya lonjakan lalu lintas selama masa angkutan lebaran Tahun 2019 (1440 H), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberlakukan sistem ganjil genap bagi pengguna jasa penyeberangan Merak (Cilegon, Banten) – Bakeuheni (Lampung).

Dalam surat yang ditandatangani Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub, Budi Setiyadi, Nomor: AP.201/1/3/DRJD/2019 tertanggal 9 Mei 2019 disebutkan, sistem ganjil genap diberlakukan di Pelabuhan Merak pada 30 Mei 2019 sampai dengan tanggal 2 Juni 2019, mulai pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 08.00 WIB (tanggal 3 Juni 2019) untuk setiap harinya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan Bandara "Apung" Semarang

Sedangkan di Pelabuhan Bakauheni sistem ganjil genap diberlakukan mulai tanggal Juni 2019 hingga tanggal 9 Juni 2019, mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB setiap harinya.

Baca Juga :  Ibunda Presiden Jokowi Tutup Usia

“Mekanisme pengaturan ganjil/genap dilaksanakan BPTD, Dinas Pehubungan Provinsi, Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota, Kepolisian, dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selaku pengelola pelabuhan,” bunyi surat tersebut.

Melalui surat tersebut, Dirjen Hubla meminta pihak-pihak terkait untuk mensosialisasikan kepada masyarakat melalui berbagai media.

Editor : J. Silitonga

Share :

Baca Juga

Nusantara

Perhelatan Asian Games 2018 Bisa Mendorong Potensi Ekonomi Domestik

Nusantara

Catatan Akhir Tahun PWI, Kekerasan Fisik dan Digital Terhadap Wartawan Hingga Pilkada Serentak

Nusantara

Presiden Jokowi : Diplomasi Kopi akan Menjadi Perekat Baru Hubungan Bilateral Kita

Nusantara

Presiden Ingatkan Penyebaran Covid-19 pada Klaster Kantor, Keluarga dan Pilkada

Nusantara

381 Peserta Ikuti Seleksi Petugas Haji Non Kloter Tingkat Pusat

Nusantara

Presiden Jokowi Lakukan Penanaman Pohon di Kawasan TNGM Jurang Jero

Nusantara

Bhakti Sosial Untuk Negeri, Mensos Puji SMSI Bangun Peradaban

Nusantara

Presiden: Tidak Ada Ruang Bagi Terorisme